Minggu, 28 Desember 2014

KONSEP JARINGAN KOMPUTER



Sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer  dan perangkat jaringan lainnya yang saling berhubungan (komunikasi),  dengan standart protokol melalui media transmisi untuk saling berbagi informasi dan sumber daya (peripheral) lainnya.
Jaringan ada banyak macamnya: intranet, sampai dengan internet.
Intranet & Internet
Jaringan intranet/jaringan privat (private network) adalah jaringan yang dibuat hanya untuk kepentingan lokal tidak di diakses (publish) keluar.
Diantaranya  Sistem Akademik, Sistem Absensi, Sistem Kepegawaian, dan lain lain.
Internet merupakan jaringan sistem global yang terdiri dari berbagai komputer yang melayani keperluan milyaran pengguna di seluruh dunia.
Yang dikomunikasikan adalah data, music, video, voip, dan lain-lain.
Ruang Lingkup Ilmu Jaringan
Ruang Lingkup Ilmu
·         LAN Cabling
·         Traffic Management
·         Routing Algoritm
·         Building Server
·         Attack and Defense System (Computer Hacking)
·         Filtering and Policy (Computer Security)
·         Backup and Forensic Data (Computer Forensic)
Ruang Lingkup Jarkom Lanjut
·         Dynamic Routing Algoritm
·         Traffic Management
·         IP version 6
v  Development of computer networks
·         Cloud Computing
·         DMZ (Demilitarized Zone)
·         Backup Server Automatic
·         Reverse Proxy
·         NAS (Network Attached Storage)
·         Wireless Network
v  Virtual LAN (VLAN)
v  Standard IEEE & Comp.Network Security
Topologi Jaringan
Topologi menguraikan cara bagaimana komputer terhubung dalam suatu jaringan.
Topologi fisik menguraikan layout aktual dari perangkat keras jaringan sedangkan topologi logika menguraikan perilaku komputer dalam jaringan dari sudut pandang operator.
Sisi keamanan jaringan komputer juga tidak terlepas dari andilnya rancang bangun dari topologi jaringan.
Topologi Bus/Linier
satu kabel utama menghubungkan tiap simpul ke saluran tunggal komputer yang mengakses ujung dengan ujung.
Kelebihan: penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
Kekurangan: bila terdapat gangguan disepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Topologi Ring
ujung dari topologi ini dihubungkan dengan ujung yang lain hingga menyerupai lingkaran.
Kelebihan: hemat kabel, tidak terjadi tabrakan data karena sifatnya yang satu arah.
Kekurangan: jika terjadi gangguan pada satu node berpengaruh dengan node-node yang lain, dapat juga terjadi data yang tercampur.
Topologi Star
melibatkan terminal pusat sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi.
Semua kontrol dipusatkan pada satu titik (stasion primer) dan terminal lain sebagai stasion sekunder.
Kelebihan:  tahan terhadap lalulintas jaringan sibuk, jika terjadi satu kerusakan satu saluran tidak berpengaruh pada yang lain.
Kekurangan:  jika node pusat terjadi kerusakan akan berpengaruh ke smua jaringan.
Topologi Tree
jaringan bertingkat, biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hierarki yang berbeda.
Kelebihan: lebih memudahkan dalam mengelompokkan dalam jaringan yang berbeda.
Kekurangan: cara kerjanya relatif lebih lambat dan jika terjadi kerusakan pada hierarki tertinggi akan berpengaruh pada jaringan dibbawahnya.
Topologi Mesh
setiap perangkat terhubung secara langsung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan.
Kelebihan: melewati link dedicate, jika terjadi kerusakan satu link, tidak berpengaruh terhadap jaringan lainnya.
Kekurangan: membutuhkan banyak kabel dan port, instalasi dan konfigurasi jadi rumit karena semua komputer terhubung langsung.
Berikut Klasifikasi
v  Berdasarkan skala 
·         Local Area Network (LAN) suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
·         Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
·         Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.
·         Global Area Network (GAN)
v  Berdasarkan fungsi
·         Client – server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus  sebagai server.
·         Peer – Peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi klien secara bersamaan
v  Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
·                         Topologi bus
·                         Topologi bintang / star
·                         Topologi mesh
·                         Topologi pohon
·                         Topologi linear
·                         Topologi cincin / ring
v  Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
·         Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
·         Jaringan terpusat
·         Jaringan terdistribusi                     
·       Berdasarkan media transmisi data
      • Jaringan Berkabel (Wired Network)
·         Jaringan Nirkabel(WI-FI) 
Protokol
Aturan-aturan yang mengatur komunikasi antara beberapa komputer dalam sebuah jaringan, di dalamnya termasuk petunjuk yang berlaku bagi cara-cara/metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.
Jenis protokol


 

Sabtu, 27 Desember 2014

Protokol OSI dan TCP/IP model

Konsep Dasar Komunikasi Data

Komunikasi adalah cara untuk menyampaikan atau menyebarluaskan data. Pertukaran data (dalam bentuk 0 dan 1) melalui media transmisi tertentu. Komponen utamanya yakni pengirim (source), penerima (receiver), pesan (message), media transmisi, dan protokol.
 

Dua konsep dalam komunikasi data: 
- Enkapsulasi & Dekapsulasi
1. Menggambarkan cara data dimodifikasi selama dia berjalan dari lapisan ke lapisan.
2. Sisi penerima membutuhkan proses dekapsulasi untuk merubah ke bentuk semula.
Kedua komputer harus menggunakan protokol yang sesuai satu sama lain pada tiap lapisan.

Protokol Jaringan

Seperangkat aturan-aturan yang mengatur proses komunikasi digunakan dalam jaringan sehingga perangkat jaringan yang berbeda platform dapat saling berkomunikasi.
- Yang dikerjakan protokol yaitu :
1. Melakukan deteksi ada-tidaknya koneksi fisik perangkat jaringan.
2. Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking).
3. Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
4. Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
5. Bagaimana format pesan yang digunakan.
6. Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
7. Mendeteksi kerugian pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya.
8. Mengakhiri suatu koneksi.

OSI Model

Open System Interconnection (OSI) adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977.


TCP/IP Model

Transmission Control Protocol/Internet Protocol adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data. Data diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak.


1. Protocol Suite – Layer 1 :
- Ethernet : metode akses digunakan Ethernet disebut CSMA/CD dan bekerja dengan memperhatikan network atau jaringan sebelum dilakukan transformasi atau transmisi data. Apabila jalur sibuk maka dia akan menunggu melakukan pengiriman data hingga jalur bersih dari data.
- Token Ring : metode akses melalui sebuah Token dalam sebuah lingkaran seperti cincinsinyal Token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam jaringan dan bergerak dari satu komputer ke komputer lainnya. Jika pada persinggahan di salah satu komputer terdapat data yang ingin ditransmisikan, Token akan mengirimkan data ke tempat yang di inginkan tersebut.
- Frame Relay : mengirimkan informasi melalui Wide Area Network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket, masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui “virtual circuit” sampai tujuan.
- ATM (Asynchronous Transfer Mode) : ATM Switch membentuk koneksi point to point antara kedua ujung transmisi, dan data mengalir langsung dari sumber ke tujuan. ATM dirancang untuk transmisi media berkecepatan tinggi seperti E3, SONET, dan T3.
———————————————————————————————————-
2. Protocol Suite – Layer 2 :
- ICMP (Internet Control Message Protocol) : protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus.
- IGMP (Internet Group Management Protocol) : protokol yang digunakan untuk menginformasikan router-router IP tentang keberadaan group-group jaringan multicast.
- ARP (Address Resolution Protocol) : yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address).
———————————————————————————————————-
3. Protocol Suite – Layer 3 :
- TCP berusaha secara seksama untuk mengirimkan data ke tujuan, memeriksa kesalahan, mengirimkan ulang data bila diperlukan dan mengirimkan pesan kesalahan ke lapisan atas hanya bila TCP tidak berhasil mengadakan komunikasi.
- UDP adalah protokol datagram yang tidak menjamin pengiriman data atau perlindungan duplikasi.
Proses pada lapisan atas harus bertanggung jawab untuk mendeteksi data yang hilang atau rusak dan mengirim ulang data tersebut jika diperlukan
———————————————————————————————————-
4. Protocol Suite – Layer 4 :
- Telnet (Telecommunication network) : sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network.  
- FTP (File Transfer Protocol) : standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) : Protokol untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet.
- POP3 (Post Office Protocol) : protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server.
- IMAP (Internet Message Access Protocol) : memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada.
- HTTP (Hypertext Transfer Protocol) : protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web), mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client.
- HTTPS : versi aman dari HTTP, menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi.HTTPS menyandikan data menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security).
- SSH (Secure Shell) : protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer.
- SSL (Secure Socket Layer) : sistem yang digunakan untuk mengenkripsi pengiriman informasi pada internet

 

 

 

Jumat, 26 Desember 2014

ROUTING



      ·    Konsep routing
Routing adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah antar-jaringan (internetwork).
Routing merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket data dapat dialirkan dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya.
Digunakanlah sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai Router.
·                  Analogi
Papan penunjuk arah, memberikan pengetahuan ke arah mana kita akan menuju sesuai dengan keperluan kita.
Analogi ini juga terjadi dalam jaringan, internet sebuah jalan yang menghubungkan banyak tempat dan jutaan rute yang bisa dipilih.
Perangkat jaringan yang ditugasi sebagai penunjuk arah ialah Router dan daftar arah disimpan dalam sebuah tabel yang disebut Routing Table.
·                   Berikut proses routing
Komputer A bergabung dengan jaringan 10.0.0.0 dengan IP 10.10.10.2 jika ingin berhubungan dengan B, maka A akan memeriksa tabel routing yang berada di komputernya.
Agar dapat berkomunikasi dengan 20.20.20.2 (dari A ke B), maka A membutuhkan Hardware Address dari B.
PC-A mengirim ARP request ke alamat broadcast 255.255.255.255 untuk menanyakan MAC address dari 20.20.20.2 hingga broadcast ke Router 10.10.10.1 dan router akan mengecek tabel routingnya.
Router akan meneruskan broadcast ke range ip 20.0.0.0 untuk mencari alamat hardware B dengan menanyakan siapa yang memiliki alamat ip 20.20.20.2
B menjawab dan memberikan MAC Address yang dimilikinya kepada Router dan Router melanjutkannya ke A.
Selanjutnya A dan B dapat melakukan komunikasi melalui data hardware tersebut. 


·   Jenis routing
Terdapat 2 jenis Routing, yaitu :
static routing (routing statis): sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh administrator jaringan.
dynamic routing (routing dinamis): sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis,
mendengarkan lalu lintas jaringan dan saling berhubungan antara router lainnya.
·         Static routing
Rute yang dipelajari oleh router ketika seorang administrator membentuk rute secara manual.
Administrator harus memperbarui atau mengupdate rute statik ini secara manual ketika terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork).
·         Dynamic routing
Rute yang dipelajari oleh router setelah seorang administrator mengkonfigurasi sebuah protokol routing yang membantu menentukan rute.
Sekali seorang administrator jaringan mengaktifkan rute Dinamik, maka rute akan diketahui dan diupdate secara otomatis oleh sebuah proses routing ketika terjadi perubahan topologi jaringan yang diterima dari “internetwork”.