Jaringan Wireless
Teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media
kabel.
Data dipertukarkan
melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi
infra merah pada remote
TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada
Jenis Jaringan WLAN
Bluetooth Teknologi yang memungkinkan dua perangkat yang kompatibel, seperti
Handphone dan PC untuk berkomunikasi tanpa kabel.
IrDA
(Infrared Data Access) IrDA atau lebih dikenal dengan InfraRed (IR) adalah
sebuah standar untuk komunikasi perangkat dengan menggunakan sinar infra
merah.
HomeRF (SWAP) adalah sebuah standar yang disebut Shared
Wireless Access
Protocol atau SWAP.
Wi-Fi Wireless
Ethernet Compatibility Alliance (WECA) meluncurkan Wi-Fi
(wireless
fidelity) sebagai alternatif bagi SWAP.
Kelebihan WLAN
Mobility (akses dimana saja selama masih dalam jangkauan
wireless)
Reduced Cost-of-Ownership (anggaran biaya dapat ditekan)
Scalability (dikonfigurasikan dalam berbagai macam topologi yang bertujuan
untuk memenuhi kebutuhan user
yang beragam)
Easy Installation (instalasi jaringan relatif lebih cepat dan mudah)
Efficiency (tidak memerlukan banyak waktu dalam pemasangan jaringan dan
konfigurasi)
Easy Maintenance (kemudahan dalam pemeliharaan jaringan)
Kelemahan WLAN
Memerlukan pengamanan tambahan
Tingkat Kecepatan data rate
hingga 54 Mbps dan 11 Mbps.
Topologi ruangan dan cuaca, sangat berpengaruh terhadap kualitas sinyal karena
menggunakan medium
radio sehingga akan mengalami delay.
Harga komponen Wireless
masih cukup tinggi
Bentuk Media Transmisi
Infra Red
(IR)
Banyak digunakan pada komunikasi jarak dekat, seperti IR pada remote
control
(untuk televisi) atau IR pada handphone (untuk mentransfer data).
harga lebih murah, lebih bersifat
directional, gelombangnya mudah dibuat, tidak
dapat menembus tembok atau benda gelap, memiliki fluktuasi daya tinggi dan
dapat diinterferensi oleh cahaya matahari.
Radio Frequency
(RF)
Lebih populer untuk koneksi jarak jauh dibandingkan dengan
Infrared, karena
bandwidthnya lebih tinggi dan cakupannya lebih luas.
Wireless LAN menggunakan RF karena jangkauannya yang jauh, dapat menembus
tembok, mendukung mobilitas yang tinggi, mendukung teknik handoff,
dan dapat
digunakan diluar ruangan
Jenis Konfigurasi
Searah
antena pentransmisi mengeluarkan sinyal elektromagnetik yang terpusat
antenna pentransmisi dan antenna penerima harus disejajarkan dengan hati-hati.
Segala Arah
sinyal yang ditransmisikan menyebar luas ke seagala penjuru dan diterima oleh
banyak antenna.
Jenis Berdasar Media Transmisi
Gelombang Mikro
Satelit
Infra Merah (InfraRed)
Bluetooth
WiFi
Topologi WLAN
Independent Basic Service Sets (IBSSs)
lebih dikenal dengan nama Ad-hock atau
peer-to-peer adalah topologi
WLAN
yang menghubungkan antara beberapa klien dari wireless
tanpa
menggunakan Access
Point.
Basic Service Sets (BSSs)
lebih dikenal dengan topologi infrastruktur adalah kumpulan dari perangkat
wireless
yang terhubung satu sama lain dengan perantaraan sebuah
perangkat access
point.
Extended Service Sets (ESSs)
kumpulan dari beberapa topologi BSS. Pada topologi ESS terdapat lebih dari
satu Access
Point (AP), Access point-access point dalam topologi ESS
terhubung satu sama lain melalui port
uplink.
Keamanan Jaringan Wireless
WEP
(Wired Equivalent Privacy)
merupakan standar keamanan & enkripsi pertama yang digunakan pada
wireless.
WEP terdiri dari dua tingkatan, yakni kunci 64 bit, dan 128 bit.
WPA
(WI-FI Protected Access)
WPA Pre-Shared
Key (WPA-PSK)
Advanced
Encryption Standard (AES) dan Temporal Key Integrity Protocol
(TKIP).
menggunakan enkripsi 128-bit blok data secara simetris.
WPA-Radius.
menggunakan server
RADIUS eksternal untuk melakukan otentikasi.
Keamanan Tambahan
Hidden SSID
MAC Filter
Radius
Server (Captive Portal)
Memasang Honeypot
Mengatur Firewall
Memperbaiki Topologi Jaringan
